Tampilkan postingan dengan label PDIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PDIP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2011

PDIP: Partai Baru Muncul, Tak Usah Takut





Buy Books Here






"Sampai saat ini tidak terlalu banyak di kami yang pindah parpol." 







VIVAnews - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mengaku tak khawatir dengan partai-partai baru yang mulai bermunculan.

"Untuk apa takut. Itu kan demokrasi," kata Ketua DPP bidang Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan, saat menyerahkan berkas verifikasi Partai Politik di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Senin 2 Mei 2011. 





Menurutnya, PDI Perjuangan tidak merasa takut karena partainya memiliki basis massa dan kader yang jelas sehingga kecil kemungkinan ada perpecahan suara.

Disamping itu, Trimedya juga menyoroti fenomena organisasi massa yang berubah menjadi parpol. Trimedya menekankan kader PDI Perjuangan harus tetap mengacu pada aturan internal partai dan undang-undang, yakni memilih satu keanggotaan parpol.

"Sampai saat ini tidak terlalu banyak di kami yang lompat (pindah parpol). Kalaupun itu terjadi ini proses kristalisasi," kata dia.

Jika sampai ada yang lompat dan yang bersangkutan anggota DPR, kata dia, PDI Perjuangan pasti akan memproses secara internal. "Sampai recalling." (sj)











Senin, 25 Juli 2011

PDI-P Dukung BPK Ungkap Penyimpangan Anggaran Negara





 

Buy Books Here




TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan tidak pada posisi untuk berinisiatif mengusulkan Panja Mafia Anggaran. Termasuk hak DPR lainnya yang berkaitan dengan isu penggunaan APBN.

"Fraksi PDI Perjuangan lebih mendukung penggunaan audit keuangan APBN oleh BPK. Di mana, hak pada audit adalah bpk. Posisi PDI Perjuangan pada pengawasan kebijakan keputusan pemerintah," kata Ketua Fraksi PDI-P Tjahjo Kumolo, Selasa (26/07/2011).

Misalnya, lanjut Tjahjo dalam mengungkap kasus skandal bailout Bank Century. Hal itu dilakukan, dasarnya adalah hasil audit BPK yang jelas menyebutkan ada penyimpangan.


"Sementara soal internal partai lain, PDI-P tidak pada posisi ikut campur dalam urusan rumah tangga partai lain. Biarlah aparat penegak hukum saja yang pro aktif," Tjahjo menegaskan. 










Jumat, 24 April 2009

Punya Capres Sendiri, ke Mana Arah Koalisi Golkar dan PDI-P?

Meskipun sudah memiliki calon presiden sendiri, Partai Golkar dan PDI Perjuangan tetap melanjutkan pembicaraan mengenai kemungkinan berkoalisi.Skenario koalisi antara keduanya menjadi sulit ditebak. Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Bachtiar Effendy, memberikan beberapa spekulasinya.Ia melihat, pembicaraan koalisi antardua partai besar itu masih sangat cair, meski agak sulit menebak

Rabu, 22 April 2009

PDI-P: Sejak Pagi Sudah Komunikasi dengan Golkar

Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung mengaku telah melakukan komunikasi dengan petinggi Partai Golkar sejak Rabu (22/4) pagi, terkait hengkangnya Partai Golkar dari koalisi dengan Partai Demokrat."Sejak pagi hingga siang tadi kami berkomunikasi terus-terusan dengan Golkar. Sekarang saya membawa message yang akan disampaikan kepada Ibu (Megawati)," kata Pramono saat ditemui di kediaman Ketua Umum

Sabtu, 18 April 2009

Golkar Merapat Lagi ke Kubu PDI-P?

Partai Golongan Karya (Golkar) menunjukkan ketertarikan untuk dipinang oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Hal itu dikatakan oleh Sekjen Partai Golkar Rully Chaerul Azhar saat mengikuti rilis hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) di kantor LSI, Jakarta, hari ini."Kalau disuruh milih Bung Anas (Partai Demokrat) atau Bung Budiman (PDI-P), Golkar akan merapat ke Bung Budiman

Minggu, 12 April 2009

PDI Perjuangan Pastikan Koalisi dengan Hanura-Gerindra

PDI Perjuangan memastikan dua partai pendatang baru, Hanura dan Gerindra, akan berada dalam barisan koalisinya. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufik Kiemas, Sabtu (11/4), seusai pertemuan Mega-Prabowo di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat."Koalisi? Hanura pasti, Gerindra pasti," jawab Taufik. Ketika ditanya, bagaimana dengan Golkar, Taufik tidak

Selasa, 07 April 2009

Demokrat, PDI-P, Golkar Akan Bersaing Ketat

Seperti sudah diprediksi pada survei-survei sebelumnya, survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) empat hari menjelang pemilu juga menguatkan prediksi bahwa pertarungan sengit hanya akan terjadi pada tiga partai. Partai Demokrat, PDI Perjuangan, dan Partai Golkar masih berpeluang untuk saling mengalahkan.Ketiga partai ini diperkirakan memperoleh suara lebih dari 12 persen dan menduduki posisi sebagai

Senin, 06 April 2009

Jika Bukti Laporan PDI-P Kuat, Ya Ditindaklanjuti

JAKARTA, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku akan menindaklanjuti setiap laporan terkait pencemaran nama baik dalam kampanye jika bukti-buktinya memenuhi unsur-unsur yang tercantum dalam Pasal 84 UU Pemilu.Anggota Bawaslu, Wirdyaningsih, mengatakan, Bawaslu akan menindaklanjuti tiap laporan, termasuk jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melaporkan grup di situs jejaring sosial

Jumat, 16 Januari 2009

PKB Gus Dur Bantah Adanya Koalisi PKB-PDIP

Pendukung PKB kubu Gus Dur membantah adanya koalisi antara PKB dengan PDIP. Apa yang dilakukan Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid) bukanlah tindakan secara organisasi namun hanya tidakan manuver pribadi.Ketua DPP PKB kubu Gus Dur Muamir Muin Syam juga mengatakan tidak pernah membuat keputusan untuk mendukung PDIP."Itu hanya manuver pribadi, tidak pernah ada keputusan seperti itu. Kalau

Gus Dur Restui Yenny Dukung PDIP

Mantan Sekjen DPP PKB Yenny Wahid mengatakan, manuvernya untuk mendukung PDIP pada Pemilu 2009 mendatang sudah direstui dan dikomunikasikan dengan Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dia menyatakan tidak mungkin dirinya menentukan sikap politik tanpa restu dan dukungan dari ayah tercintanya itu."Sikap politik yang saya lakukan seperti mendukung PDIP ini sudah